- Home >
- Pengaruh Ekonomi Terhadap Prestasi Belajar Siswa
Posted by : Antho Smansata
Sunday, April 8, 2018
Dalam pendidikan yang ada di swkolah, Proses belajar mengajar merupakan suatu hal yang wajar di lakukan dan kita ketahui berhasil atau tidaknya tujuan pendidikan banyak bergantung pada prestasi hasil belajar siswa, dengan adanya siswa yang kurang berprestasi dalam proses belajar, mungkin ada beberapa hambatan-hambatan sehingga prestasi belajar siswa menjadi berkurang termasuk pengaruh Ekonomi peserta didik. Ada beberapa faktor yg menghambat jika dipandang dari paradigma yg ada.
A. Paradigma Positivistik (Luar)
dari segi objek atau luar peserta didik yang menjadi penghambat ada beberapa yaitu keluarga dan pekerjaan
a. Keluarga
Keta ketahui bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang mempunyal peranan penting dalam menentukan dan membina proses perkembangan anak. Oleh karena itu ada kemungkinan bahwa masalah yang dialami siswa dl sekolah merupakan akibat atau lanjutan dari situasi lingkungan keluarga dan juga kurang nya ekonomi keluarga peserta didik akan sulit untuk menempatkan peserta didik di sekolah-sekolah yang tinggi contohnya: Sekolah Unggulan.
b. Pekerjaan Orang Tua Peserta Didik
Selain keluarga pekerjaan orang tua peserta didik juga menjadi faktor terpenting bagi prestasi sisiwa, sebab pekerjaan menentukan ekonomi keluarga siswa, ada kemungkinan dengan tingkat ekonomi rendah, prestasi belajar siswa juga menurun, karena sisiwa membutuhkan sumber materi seperti buku, teknologi yg menghasilkan internet, tapi untuk mendapatkan sumber materi itu dibutuhkan dana untuk memiliki barang tersebut.
B. Paradigma Pospositivistik
Positivistik (dalam) dari segi subjek peserta didik biasanya ada juga faktor dari dlam seperti ketidak inginan untuk belajar, sebab faktor kurangnya sumber materi yang ada sehingga peserta didik menjadi malas untuk belajar, ketidak mampuan ekonomi sehingga buku-buku sebagai sumber materi yg tidak dapat di beli, beda halnya bagi siswa yg mempunyai ekonomi yg sedang atau tinggi maka, pasti ada dorongan untuk belajar karena mampu untu membeli buku-buku materi.
C. Paradigma Kontruktivistik
Kontruktivistik gabungan antara positivistik (objek) dan Pospositivistik (subjek) pengaruh ekonomi terhadap prestasi sisiwa ada beberapa faktor yg menghambat hal tersebut seperti yang di jelaskan di atas jika dari segi Kontruktivistik maka yg menghambat prestasi sisiwa salah satunya adalah faktor dari lur dan dalam faktor dari luar adalah pekerjaan sebab kurangnya ekonomi maka akan susah untuk membeli bahan-bahan untuk belajar seperti buku, mater, atau teknologi yg berkaitan dengan internet, maka dari itu adanya faktor dari luar maka timbul pula faktor dari dalam karena kurang nya bahan materi maka peserta didik akan malas untk belajar.
D. Paradigma Posstrukturalis
2 wacana yg terjadi Pro dan kontra
a. Faktor Ekonomi tidak menentukan prestasi sisiwa.
Kenapa karena dalam pendidikan pasti ada semangat siswa untuk belajar, tidak ada pengaruh prestasi sisiwa jika betul-betul ingin menempuh pendidikan maka siswa itu aka bersungguhh-sungggu untuk belajar walaupun rintangan yg menghambat.
b. Faktor Ekonomi menentukan prestasi sisiwa.
Ada juga yg beranggapan bahwa prestasi sisiwa di tentukan oleh faktor ekonomi, sebab kurangnya ekonomi siswa sulit untuk mencari sumber materi yang ada dibuku dan tersebut harus di beli oleh siswa seperti LKS (Lembar Kerja Siswa) dan hasil nya prestasi sisiwa akan menurun dibandingkan dengan siswa yg mampu.
E. Paradigma Kritis
Kurang nya bahan materi akan sulit untuk meningkatkan prestasi sisiwa, makanya siswa yg kurang mampu proses belajarbya akan terganggu. Maka dari itu bagi peserta didik yg tingkat ekonomi rendah harus ada bantuan dari pemerintah untuk membiayai peserta didik dalam menempuh Pendidikan agar prestasi sisiwa dapat meningkatkan prestasi sisiwa.